Rasa Nomer 72
Sebagian orang di ibu kota saling memaki. Tak ada yg mau disalahkan, mereka menganggap dirinya paling benar. Saya nggak paham kapan dimulainya dan kapan berakhirnya. Sore ini, seorang supir metromini memaki dua pemuda SMA yang menyebrang tak hati-hati, hampir saja mereka tersenggol body depan metromini, tapi tidak jadi, si supir nge-rem mendadak diikuti makian dari dua bocah yang akan ditabrak. Dua bocah menyebrang semaunya dan supir metromini kebut-kebutan dengan brutalnya. Selanjutnya, metro melaju dengan tergesa, ada kawan bernomor sama di belakangnya, ia cepat-cepat, tak mau didahului. Di depan, ada seorang bapak dengan vespa, berumur kepala lima kira-kira, metromini menghimpit vespa hingga vespa hampir menyentuh canstin median jalan. Pemilik vespa memaki, si supir balik memaki, ia tetap tak ingin didahului, sedang kawannya--metromini lain dengan nomor sama--berkeras mendahului yang berarti jelas memakan jatah jalan lebih banyak. Itu mereka bilang berebut rizki, mun...