Mari menjadi sumber energi!
Sumber energi adalah matahari.
Benar gak sih? @_@
Benar gak sih? @_@
ada lagi lhooo (menurut versiku) ;p
kita adalah sumber energi juga. untuk siapa? untuk siapa sajalah!
untuk keluarga, untuk orang2 disekitar kita, untuk pacar (kalo punya), untuk suami/istri (kalo punya juga), untuk anak (kalo punya juga), untuk teman kita (pasti punya kan?!).
Ini temen kuliahku, kita dreskot'an pake baju barong ; dari kiri ke kanan (ipung, kaka, sendoy, chan, aku)
Hm, Setiap teman memberikan kesan yang berbeda-beda di setiap tahunnya,
Ini Peiph-o temanku dari sd sampai sekarang, dari kiri ke kanan ya.. (oda/dita, ola/lita, ona/ony, oka/aku, osa/ikha)
saat menulis ini (07 April 2010), aku lagi jaga toko (sembako) ehekhek.
mungkin teman-teman sekalian bertanya, kenapa menjaga toko sembako dan bukan menjaga toko tanaman atau toko material yang seenggaknya bisa dijadiin sebagai hard material lanskap dan soft material lanskap (ya ya ya, "secara" aku adalah mahasiswa yg kuliah di jurusan Arsitektur Lanskap, bukan jurusan Gizi dan Pangan. walopun anak Gizi dan Pangan skalipun jg gak akan mgkn berprofesi sbg penjaga toko sembako =__=' )
Ehekhek, hal ini dikarenakan aku membantu usaha dosenku, sekaligus membantu temanku, tak ada yang bisa membantu, jadilah aku dan titis (temanku juga, nanti ada kok fotonya) yang membantu dosen tersebut.
hm.. tadinya kami penuh dengan kebetean, karena bingung bagaimana harus membagi waktu
titis juga begitu, mukanya ditekuktekuk.
astagaaaaa.. mengerikan sekali teman-teman, ihihiii ;p
kemudian aku berusaha menghibur titis sebisaku, walopun gagal sepertinya ;)
aku bilang kita harus berpikiran positif, agar hasil akhirnya nanti juga baik kalo kita belum apa2 sudah betmut dan negatif terus bawaannya, pasti kerjaan kita juga akan lebih capek, capek lahir dan capek batin..
selain itu, gak akan menghasilkan apaapa.. hm, pahala pun enggak mungkin ;p (Wallahualambisowab, ihihi gaya :p)
Nah, ini dia Tizh (Balqis Nailufar) saat mukanya tidak ditekuk, dan saat bobok ;p
Okei, melanjutkan pada sensasi kawan yang beraneka ragam..
hmm.. rasanya nanonano..
seperti yogurt yg baru saja kuminum..
acak adut rasanya..
ada asem ada rasa cokelat ada rasa kopinya..
duh Gustiii... ini mbaknya gimana seh bikinnya.. =,= (campur sari kelek be'e.. ;p)
hmm.. tapi walopun kecut dan gak karuan gitu awalnya..
tapi uadheeemmm benerrr sodara-sodara..
ditengah suasana yang gerahnya minta ampyun ini ^o^
terus setelah dirasa-rasain lagi, ternyata rasa busanya itu nikmat lohh.. kerasa gitu cokelatnya.. hm ada kecut2nya..
walo kecut, entah kenapa aku ngrasain itu tu begitu nikmat.. =9
yahh, kayak gitu juga sensasi memiliki kawan..
eeng, begitulah kurang lebih.
lebih dari rasa kayak gitu kali yee.. =D
dan ungkapan-ungkapan spontan lainnya yg tak bisa seluruhnya kuketik :)
Jangan dipikir bersahabat, berteman, atau berkawan itu selalu penuh dengan suka cita dan keindahan.
Karena kebahagiaan itu tidak hanya diperoleh dari suka cita dan keindahan, kesedihan, duka lara, keterkejutan, cemburu, rindu dan rasa lainnya juga merupakan komponen pembentuk kebahagiaan (ika manan, 2010), ihihi ;p
sering juga aku sebel ato jengkel sama temenku, padahal it's a sepele thing gituloh..
tp jadinya ngomel2 di status fesbuk, ato di twitter ;p
Astaghfirullah... [>,<]
i'm so kekanakkanakan.. malu akuuu lhooo.. sampai adik tingkatku bilang, jangan keburu sebel tehh.. ngomel2 gituu.. yang sabar.. *okei dhek, trimakashee nasihatnya ;)
Janji ika,
Aku akan meminimalisir ngomel2 di status, atau bahkan akan menghentikan kegiatan ngomel2 (yang dpt dilihat orang banyak/ publik), yahh dipendem aja dlm hati, dan ditenang-tenangkan, diadem-ademin aja hatinya.. amin ya Allah :)
soalnya ngomel2, mengeluh, dan marah2 di status itu berefek ke orang lain (yg membaca status kita dan yg sensitif lhoo), ini menurutku ^_^
jadi usahakan, kita menyemangati orang lain, dan membuat orang lain bahagia.
seenggaknya kalo temen kita atau orang lain lagi sedih dan down, pas ngeliat status atau raut muka kita yg sumringah, akan menjadi semangat dan berenergi lagi.
Baiklah, Mari membuat teman-teman dan orang-orang di sekitar kita, lebih bersemangat, lebih berenergi, dan merasa memiliki sesuatu yg berharga (karena emang pd dasarnya masing2 dari dalam diri kita pasti punya sesuatu yg berharga, semua itu tergantung sama orangnya).
Ada saatnya kita pun merasakan kesedihan, keterpurukan (berlebihan bahasanya -__-'), kegelisahan, atau pun perasaan lainnya, manusiawi itu.
Pada saat itu, yakinlah bahwa akan ada orang lain yang menjadi sumber energi buat kamu. Namun jangan lantas mengharapkan sang sumber energi itu, karena sebenernya kan kita sendiri adalah sumber energi terbesar untuk diri kita.
Ingatlah bahwa ada banyak orang di luar sana yang selalu mengharapkan kita dan yang harus kita bahagiakan. Karena dengan membahagiakan orang lain, dengan otomatis kita akan mendapat kebahagiaan juga, itu hukum alam (dan lagi-lagi ini menurutku :D)
Jadi, ketika aku merasa sedang tidak nyaman dengan suatu kondisi, aku akan berusaha untuk mengumpulkan energi positif sebanyak-banyaknya. Bukan agar aku merasakan kondisi yang nyaman, namun agar aku merasa bahagia dalam ketidaknyamanan itu.
Teman ARL 43, mereka beragam. dan mereka juga teman yg memberikan rasa berbeda, rasa yg sangat istimewa. *lof iyu!
Semoga kita semua bisa membangun kebahagiaan untuk diri kita sendiri dan untuk orang lain ya! =D
Mohon ingatkan aku yaaa, jika aku mengutuki diri sendiri, membuat kalian terganggu, dan membentuk atmospere yang kurang membahagiakan atau pun tidak membahagiakan! ^o^
Keterangan :
"secara" adalah salah satu bahasa gaul yang hip pd tahun 2009an, ihihi ;p
*Tetap membaca dan menulis ya! \(^o^)_
kita adalah sumber energi juga. untuk siapa? untuk siapa sajalah!
untuk keluarga, untuk orang2 disekitar kita, untuk pacar (kalo punya), untuk suami/istri (kalo punya juga), untuk anak (kalo punya juga), untuk teman kita (pasti punya kan?!).
Ini temen kuliahku, kita dreskot'an pake baju barong ; dari kiri ke kanan (ipung, kaka, sendoy, chan, aku)Hm, Setiap teman memberikan kesan yang berbeda-beda di setiap tahunnya,
Ini Peiph-o temanku dari sd sampai sekarang, dari kiri ke kanan ya.. (oda/dita, ola/lita, ona/ony, oka/aku, osa/ikha)saat menulis ini (07 April 2010), aku lagi jaga toko (sembako) ehekhek.
mungkin teman-teman sekalian bertanya, kenapa menjaga toko sembako dan bukan menjaga toko tanaman atau toko material yang seenggaknya bisa dijadiin sebagai hard material lanskap dan soft material lanskap (ya ya ya, "secara" aku adalah mahasiswa yg kuliah di jurusan Arsitektur Lanskap, bukan jurusan Gizi dan Pangan. walopun anak Gizi dan Pangan skalipun jg gak akan mgkn berprofesi sbg penjaga toko sembako =__=' )
Ehekhek, hal ini dikarenakan aku membantu usaha dosenku, sekaligus membantu temanku, tak ada yang bisa membantu, jadilah aku dan titis (temanku juga, nanti ada kok fotonya) yang membantu dosen tersebut.
hm.. tadinya kami penuh dengan kebetean, karena bingung bagaimana harus membagi waktu
titis juga begitu, mukanya ditekuktekuk.
astagaaaaa.. mengerikan sekali teman-teman, ihihiii ;p
kemudian aku berusaha menghibur titis sebisaku, walopun gagal sepertinya ;)
aku bilang kita harus berpikiran positif, agar hasil akhirnya nanti juga baik kalo kita belum apa2 sudah betmut dan negatif terus bawaannya, pasti kerjaan kita juga akan lebih capek, capek lahir dan capek batin..
selain itu, gak akan menghasilkan apaapa.. hm, pahala pun enggak mungkin ;p (Wallahualambisowab, ihihi gaya :p)
Nah, ini dia Tizh (Balqis Nailufar) saat mukanya tidak ditekuk, dan saat bobok ;pOkei, melanjutkan pada sensasi kawan yang beraneka ragam..
hmm.. rasanya nanonano..
seperti yogurt yg baru saja kuminum..
acak adut rasanya..
ada asem ada rasa cokelat ada rasa kopinya..
duh Gustiii... ini mbaknya gimana seh bikinnya.. =,= (campur sari kelek be'e.. ;p)
hmm.. tapi walopun kecut dan gak karuan gitu awalnya..
tapi uadheeemmm benerrr sodara-sodara..
ditengah suasana yang gerahnya minta ampyun ini ^o^
terus setelah dirasa-rasain lagi, ternyata rasa busanya itu nikmat lohh.. kerasa gitu cokelatnya.. hm ada kecut2nya..
walo kecut, entah kenapa aku ngrasain itu tu begitu nikmat.. =9
yahh, kayak gitu juga sensasi memiliki kawan..
eeng, begitulah kurang lebih.
lebih dari rasa kayak gitu kali yee.. =D
oya, aku punya kawankawan, upss maaf.. sahabat mungkin.. gatau deng, aku juga gak begitu ngerti bagaimana tingkatan antara teman, kawan, dan sahabat itu.. hekhek ;p yang jelas ketika menghadapi mereka rasanya semua itu istimewa.. dan ketika meninggalkan mereka pun rasa rindunya juga rindu yang istimewa.. ihihi ;p
Foto kawan ARL ketika praktikum Pengelolaan Lanskap di Situ Gede
Foto kawan ARL ketika praktikum Pengelolaan Lanskap di Situ Gedekalau aku nikah nanti, kamu datang ya ke Bojonegoro
kalau aku punya anak nanti, kusuruh dia memanggilmu om.. tante.. hekhek..
hm, bagaimana yaaa 7 tahun mendatang atau 5 tahun mendatang ketika kita berjumpa lagi?
ah, jangan-jangan dia yg menjadi suamiku..
aih, nanti kita jodohkan ya anak kita..
kalau aku punya anak nanti, kusuruh dia memanggilmu om.. tante.. hekhek..
hm, bagaimana yaaa 7 tahun mendatang atau 5 tahun mendatang ketika kita berjumpa lagi?
ah, jangan-jangan dia yg menjadi suamiku..
aih, nanti kita jodohkan ya anak kita..
dan ungkapan-ungkapan spontan lainnya yg tak bisa seluruhnya kuketik :)
Jangan dipikir bersahabat, berteman, atau berkawan itu selalu penuh dengan suka cita dan keindahan.
Karena kebahagiaan itu tidak hanya diperoleh dari suka cita dan keindahan, kesedihan, duka lara, keterkejutan, cemburu, rindu dan rasa lainnya juga merupakan komponen pembentuk kebahagiaan (ika manan, 2010), ihihi ;p
sering juga aku sebel ato jengkel sama temenku, padahal it's a sepele thing gituloh..
tp jadinya ngomel2 di status fesbuk, ato di twitter ;p
Astaghfirullah... [>,<]
i'm so kekanakkanakan.. malu akuuu lhooo.. sampai adik tingkatku bilang, jangan keburu sebel tehh.. ngomel2 gituu.. yang sabar.. *okei dhek, trimakashee nasihatnya ;)
Janji ika,
Aku akan meminimalisir ngomel2 di status, atau bahkan akan menghentikan kegiatan ngomel2 (yang dpt dilihat orang banyak/ publik), yahh dipendem aja dlm hati, dan ditenang-tenangkan, diadem-ademin aja hatinya.. amin ya Allah :)
soalnya ngomel2, mengeluh, dan marah2 di status itu berefek ke orang lain (yg membaca status kita dan yg sensitif lhoo), ini menurutku ^_^
jadi usahakan, kita menyemangati orang lain, dan membuat orang lain bahagia.
seenggaknya kalo temen kita atau orang lain lagi sedih dan down, pas ngeliat status atau raut muka kita yg sumringah, akan menjadi semangat dan berenergi lagi.
Baiklah, Mari membuat teman-teman dan orang-orang di sekitar kita, lebih bersemangat, lebih berenergi, dan merasa memiliki sesuatu yg berharga (karena emang pd dasarnya masing2 dari dalam diri kita pasti punya sesuatu yg berharga, semua itu tergantung sama orangnya).
Ada saatnya kita pun merasakan kesedihan, keterpurukan (berlebihan bahasanya -__-'), kegelisahan, atau pun perasaan lainnya, manusiawi itu.
Pada saat itu, yakinlah bahwa akan ada orang lain yang menjadi sumber energi buat kamu. Namun jangan lantas mengharapkan sang sumber energi itu, karena sebenernya kan kita sendiri adalah sumber energi terbesar untuk diri kita.
Ingatlah bahwa ada banyak orang di luar sana yang selalu mengharapkan kita dan yang harus kita bahagiakan. Karena dengan membahagiakan orang lain, dengan otomatis kita akan mendapat kebahagiaan juga, itu hukum alam (dan lagi-lagi ini menurutku :D)
Jadi, ketika aku merasa sedang tidak nyaman dengan suatu kondisi, aku akan berusaha untuk mengumpulkan energi positif sebanyak-banyaknya. Bukan agar aku merasakan kondisi yang nyaman, namun agar aku merasa bahagia dalam ketidaknyamanan itu.
Teman ARL 43, mereka beragam. dan mereka juga teman yg memberikan rasa berbeda, rasa yg sangat istimewa. *lof iyu!Semoga kita semua bisa membangun kebahagiaan untuk diri kita sendiri dan untuk orang lain ya! =D
Mohon ingatkan aku yaaa, jika aku mengutuki diri sendiri, membuat kalian terganggu, dan membentuk atmospere yang kurang membahagiakan atau pun tidak membahagiakan! ^o^
Keterangan :
"secara" adalah salah satu bahasa gaul yang hip pd tahun 2009an, ihihi ;p
*Tetap membaca dan menulis ya! \(^o^)_












Komentar
Posting Komentar