Rasa Nomor 80

Malam itu, Senin, saya masih ingat betul, 24 Oktober 2012. Saya ingin menulis di blog ini lewat telepon genggam saya, namun gagal. Padahal hanya satu kalimat yang ingin saya tulis malam itu, sungguh-sungguh ingin saya tulis:

Mendadak, saya mulai tidak percaya dengan apapun juga siapapun kecuali ibu saya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Haru

Rasa Nomor 91